Sunday, 5 March 2017

Selain Tidak Isbal, Ini Hal-hal Menakjubkan Raja Salman

Paling bahagia dengan kedatangan Raja Salman ya keluarga besar partai paling Islam, MTA (majlis Tafsir Al-Quran), Persis (Aa Gym Cs) dan murid-murid Roja TV, yang lainnya anak bawang hanya ikut-ikutan euforia kelompok ini.

Tapi anehnya sikap dan aktivitas Radja Salman berbanding terbalik dengan ekspektasi mereka. Jauh panggang dari api. 

Google. Raja Salman
Ukhti dan akhi yang galak, sedikit-sedikit haram, menganggap Raja Salman pigur Islam, representasi Islam original, Islam yang murni. Mereka membayangkan Raja Salman meninjau ojek Syariah di Aceh, atau mengapresiasi demo bela Islam, ehem Raja malah liburan di Bali, menurut pengagumnya sarang maksiat. 

Mereka membayangkan protokoler Raja meminta Presiden Jokowi untuk mengajak HRS menyambut kedatangan Raja di Bandara, yang diajak malah Ahok si penista.  

Mereka membayangkan Raja memaki-maki Kapolri karena Densus 88 "menganiaya" para mujahid dan syuhada Islam seperti Siyono, Amrozi, Imam Samudera dll. Raja malah berterimakasih pada densus 88 dan bersimpati pada anggotanya yang gugur dengan menghajikan 5 orang keluarga densus setiap tahun. 

Mereka membayangkan Raja menasehati Jokowi karena telah jadi Antek asing dan "melindungi" non muslim menjadi Gubernur, ternyata Raja malah mengapresiasi kerukunan antar umat beragama dengan menghadiri pertemuan tokoh lintas agama. Wahabi KW paling anti soal ini.

Mereka meyakini kedatangan Raja Saudi ke Indonesia untuk menengok Wahabi KW yang dianiaya Presiden dzolim seperti Jokowi, ternyata malah menunjukkan sikap "mesra" bahkan rela saat makan diganggu Jokowi untuk berbicara di vlog presiden. Ada yang berani melakukan itu selain Jokowi .
Mereka mengira Raja Salman ke Indonesia untuk bagi-bagi duit ke Wahabi KW ternyata Raja, rombongan, para pangeran dan para menteri membakar uang ratusan miliar di Bali. Selamat gigit jari. 

Mereka mengira Raja dan rombongannya akan menjadi pembenaran perilaku, sikap, cara mereka berbusana dan berkomunikasi dengan wanita, ternyata sebaliknya, jubah Raja Isbal, bukan hanya dibawah mata kaki tapi diseret kaki . Bahkan Raja meminta waktu khusus bertemu dengan dua wanita, Megawati dan Puan Maharani.

Jika Raja tidak peduli, dan perilaku Raja 180° berbeda dengan mereka, Wahabi KW itu ikut siapa?
Tenang, masih ada 6 hari kita lihat kejutan-kejutan berikutnya. (Ahmad Tsauri) 

0 comments