Monday, 21 May 2018

Ramadhan Bagi ISIS

Meski bulan Ramadhan, kita masih harus tetap waspada terhadap potensi serangan dan teror dari ISIS dan underbownya.
Bulan Ramadhan bagi ISIS justru dianggap bulan jihad. Maksudnya jihad qital/membunuh versi ISIS. Makanya klo kita lihat Ramadhan tahun-tahun kemarin ISIS masih ngebom dan sejenisnya, terutama di Iraq dan Syiria.
harian riau co
Abu Muhammad al-Adnani jubir ISIS beberapa tahun lalu sebelum tewas pernah bilang ISIS menjadikan Ramadhan bulan jihad (qital) karena rujukan Nabi SAW perang pertama (Badar) itu di bulan Ramadhan. Juga futuh Mekkah terjadi dibulan Ramadhan. Ini ditafsirkan ISIS bahwa Ramadhan adalah bulan kehancuran bagi "musuh2' Islam sehingga mereka tetap ngebom selama bulan puasa.
Al-Adnani juga bilang bahwa melupakan jihad (qital) sama seperti kita melupakam sholat, zakat, puasa dll. Ada teman yang menafsirkan kalau gitu bagi ISIS jihad (qital) itu seperti rukun Islam dong hehe. Selain itu kalau umat Islam bisa menahan makam minum dan nafsunya, artinya ada effort lebih untuk ibadah, harusnya menurut al-Adnani tinggal dinaikkan dikit lagi ke level jihad (qital/membunuh).
Oleh karena itu, meski sekarang bulan Ramadhan, aparat keamanan dan masyarakat tetap harus waspada dari kemungkinan serangan dan teror oleh ISIS dan underbownya.
Semoga kewaspadaan ini tidak mengurangi kekhusyu'an kits menjalani ibadah bulan Ramadhan, insyaAlloh
Danke

Oleh: Dr. Suratno, M.Pd.

0 comments